La Tahzan..Inallaha ma’ana…

Assalamualaikum….

Entry naim nie,naim tulis time naim asyik mengulang-ulang perkataan kat atas,berpesan kepada diri naim sendiri..entah kenapa minggu nie terasa pilu dan sedih di hati nie…

Dalam pemikiran nie,banyak perkara yang naim fikirkan…masalah keluarga,masalah study,masalah komitmen,masalah teknikal,masalah diri sendiri..masalah hati dan perasaan..semuanya datang sekaligus menimpa naim kali nie….

namun..Alhamdulillah..disebalik semua ini..ada kekuatan yang halus menolong naim…entah kenapa terasa kuat di pertengahan…jika tidak..mungkin layu dikatil kolej kat KTHO nie…skang nie tengah mula memikirkan jalan..tengah menguatkan hati dan membersihkan jiwa…dengan amalan2 tertentu…insyaAllah…

Ada 2 perkara penting yang naim ingin berkongsi disini… bagi kita manusia biasa apabila ditimpa ujian,cntahnya naim…cepat mengeluh… padahal kita tak pernah pikir,inilah cara Allah untuk menyucikan kita,membersihkan jiwa kita..mengkifarahkan dosa2 kita…

Bayangkan Allah sangat sayang pada kita…sejahat mana pun kita..Allah tetap terima kita..dengan memberi kita musibah supaya kita tahu kita dalam perhatiannya… tapi,kita tak pernah pikir…. apa balasan kita…kita mencemuh,mengeluh,mengapalah jadi kat aku benda nie… itulah yg selalu kita lontarkan… Allah sngt sayang pada kita..

LA TAH ZAN….. itu lah yang naim teringat,apabila bertakung air mata nie di kelopak mata..lantas takkan setitik air mata gugur,mengalir ke pipi… melainkan mengenang dosa-dosa yang naim lakukan…takkan mungkin naim mampu bertahan….

Dengan bekalan yang daif nie..Naim akan sentiasa melayu rahmatnya…. marilah kita sama-sama..kerana syurga itu hanya dimasuki dengan hanya belas kasih..

rahmat-Nya sahaja…..

Wahai orang-orang yang tertimpa musibah, sesungguhnya tak ada sesuatu pun yang hilang dari kalian. Kalian justru beruntung karena Allah selalu menurunkan sesuatu kepada para hamba hamba nya dengan “surat ketetapan” yang disela sela huruf kalimatnya terdapat suatu kelembutan, empati, pahala, ada balasan dan juga pilihan. Maka dari itu, siapa saja yang tertimpa musibah yang hebat, ia harus menghadapinya dengan sabar, mata jernih dan pola pikir.

Dikutip dari buku : La Tahzan (Jangan Bersedih) karya DR Aidh Al-Qarni p. 23-24

sekian sahabat…

p/s : biar masa berbicara…….senyum selalu ea…😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: